HAPUS ?
SMA Negeri 2 Jember - Jl. Jawa No. 16 No.Tel 0331321375  FAX. 0331324811
  Silahkan Login disini
User ID

Password


Mau Mendaftar ?
  Menu Utama
 Home
 Format SMS
 Quiz
 Absen Siswa
 SPP
 Profil Sekolah
 Tata Usaha
 Kurikulum
 Kesiswaan
 Perpustakaan
 Bimb. Konseling
 
  • Album
  • Guru
  • Siswa
  • Buku Tamu
  • Registrasi
  • Alumni
  •   Arsip Artikel
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
  • October 2009
  • Kisah Bintang Dhruva
      by : Irvina Anggita Baharini | 2010-01-28

    Di langit malam yang gelap, ada sebuah bintang yang tak pernah berpindah. Orang-orang menyebutnya Bintang Kutub. Bintang ini dapat menjadi pedoman untuk menetukan arah bagi para pelaut dan nelayan di laut

    is the place for Summaries and Reviews about everything

    * Learn more
    * Write & earn
    * Start reading the best

    lepas. Di India, bintang ini disebut Bintang Dhruva.

    Mengapa demikian? Begini ceritanya…
    Pada jaman dahulu, hiduplah seorang anak bersama Dhruva. Ia tinggal di tengah hutan bersama ibunya. Ibu Dhruva bernama Ratu Suniti. Ya! Dhruva memang putra mahkota seorang raja! Ayahnya bernama Raja Uttanapada.
    Dalam kehidupannya, Dhruva sangat merindukan ayahnya. Tapi, tiap kali Ratu Suniti menghiburnya,
    "Dhruva, anakku," kata Ratu Suniti. "Ada seorang ayah yang sangat menyayangimu. Kelak suatu hari nanti, kau akan bertemu dengannya."
    "Siapa dia , Bu?" tanya Dhruva.
    "Dia adalah Dewa Wishnu," jawab Ratu Suniti.
    "Kapan saya bisa bertemu denganya, Bu?" tanya Dhruva lagi.
    "Nanti, bila kau sudah dewasa dan menjadi orang yang bijaksana," sahut Ratu Suniti sambil membelai kepala Dhruva.
    Dhruva termenung. Ia benar-benar merindukan seorang ayah! Beberapa bulan yang lalu, ia memang pergi ke istana. Tapi ia tidak bertemu dengan ayahnya. Ia malah bertemu dengan Suruchi, kerabat istana yang dengki itu. Suruchi langsung mengusir Dhruva. Dan dhruva pun kembali ke hutan.
    "Saya tidak mau menunggu sampai jadi dewasa dan bijakasana, Bu," kata Dhruva kemudian. "Saya ingin bertemu dengan Dewa Wishnu sekarang."
    Ratu Suniti mengetahui betapa kuatnya keinginan Dhruva.
    "Anakku Dhruva," ucap Ratu Suniti akhirnya. "Kalau kau memang ingin bertemu Dewa Wishnu, pergilah. Tapi ingat, segera kembali ke sini begitu keinginanmu berkurang walau cuma sedikit."
    Dhruva sangat berterima kasih atas kebijaksanaan ibunya. Ia kemudian pamit, lalu meninggalkan ibu dan gubuknya. Ia terus melangkah makin jauh masuk ke dalam hutan. Ya! Dhruva memang sangat ingin bertemu Dewa Wishnu! Berhari-hari Dhruva berjalan, tapi ia belum juga bertemu Dewa Wishnu.
    Pada suatu malam, Dhruva merasa sangat lelah dan lapar. Ia berbaring di bawah sebuah pohon besar. Di tengah kegelapan itu, ia melamun. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sedih dan kesepian tanpa dirinya. Tapi keinginan Dhruva tak pernah berkurang sedikit pun. Dan dalam kegelapan itu, tiba-tiba seseorang muncul di depan Dhruva. Orang itu adalah Narada yang bijaksana.
    "Anak kecil, sedang apa kau malam-malam begini berada di tengah hutan?" tanya Narada.
    Lalu Dhruva menceritakan keinginannya untuk bertemu Dewa Wishnu. Kepala Narada mengangguk-angguk begitu cerita Dhruva selesai.
    "Kalau begitu, ikutlah denganku," kata Narada kemudian.
    Sejak saat itu, Dhruva mengikuti Narada.
    Narada mengajari Dhruva berdoa dan bertapa. Dhruva sangat tekun belajar bertapa. Ia duduk tak bergerak di atas batu, menutup matanya, kemudian memusatkan pikiran pada satu hal, yaitu Dewa Wishnu.
    Suatu hari, terdengarlah suara, "Anaklku Dhruva, aku ada di sini."
    Dhruva membuka matanya. Di depan Dhruva, berdirilah seorang laki-laki. Cahaya kemilau menyelimuti tubuh laki-laki itu. Saat itu juga Dhruva tahu bahwa doanya terkabul. Laki-laki itu adalah Dewa Wishnu. Dhruva sangat gembira.
    "Anakku," kata Dewa Wishnu. "Kau sudah melakukan segala hal agar bisa bertemu denganku. Kau sudah memegang teguh keinginan itu, dan mengatasi semua rintangan yang menghadangmu. Nah, sekarang apa yang kau inginkan setelah bertemu denganku?"
    "Dewa, saya sangat merindukan seorang ayah. Ibu saya berkata bahwa Dewa Wishnu-lah ayah yang terbaik di dunia ini. Saya ingin selalu dekat dengan Dewa," jawab Dhruva. "Selain itu, saya ingin Ibu saya kembali ke istana. Saya ingin Ibu saya bahagia, Dewa."
    "Baiklah," sahut Dewa Wishnu. "Ibumu akan kembali ke istana, dan kau akan selalu dekat denganku."
    Lalu Dewa Wishnu mengubah Dhruva menjadi sebuah bintang yang amat terang, dan meletakkannya di langit. Beberapa saat setelah Dhruva menjadi Bintang Kutub, datanglah utusan istana untuk menjemput Ratu Suniti, Ibu dhruva. Raja Uttanapada sudah mengetahui kedengkian Suruchi. Ratu Suniti pun kembali ke istana.
    Bila malam tiba, Ratu Suniti selalu menyempatkan diri untuk melambaikan tangan ke arah Bintang Kutub, yang kemudian diketahuinya merupakan penjelmaan dari Dhruva. Dhruva pun membalas lambaian tangan itu dengan kerlipan yang indah.
    Bintang Kutub itu tak pernah berpindah, tak seperti bintang-bintang lain yang selalu bergiliran untuk muncul di langit. Bintang Kutub itu ada sepanjang tahun, sebagai lambang keinginan yang begitu kuat, yaitu keinginan Dhruva bertemu dengan Dewa Wishnu.
    Seharusnya Dhruva dan ibunya tinggal di dalam istana. Tapi, karena kedengkian seorang kerabat istana yang ingin anaknya kelak menjadi raja, Dhruva dan ibunya di usir dari istana.

    Komentar Berita
    Tgl : 09/02/10/ 15:04:59
    Nama : hamba Allah
    Komentar : Kuasa Allah
     
    Tgl : 09/02/10/ 14:41:20
    Nama : 666
    Komentar : opo ae iki
     
    Tgl : 06/02/10/ 7:41:38
    Nama : pini
    Komentar : iya, ada di novel rahasia bintang niih :) two thumbs up hihi
     
    Tgl : 03/02/10/ 14:07:41
    Nama : sssstttt
    Komentar : itu cerita bnr tah????? t jmn kpn terjadinya???
     
    Tgl : 02/02/10/ 13:44:49
    Nama : ok
    Komentar : gaul
     
    Tgl : 02/02/10/ 11:41:18
    Nama : mmo
    Komentar : no coment
     
    Tgl : 02/02/10/ 10:13:49
    Nama : .......
    Komentar : bneran??
     
    Tgl : 02/02/10/ 7:51:03
    Nama : iwakx sensor
    Komentar : crtax cm dongeng pa bnran y ?! q jg perna denger thu bintang dhruva !
     
    Tgl : 29/01/10/ 12:33:57
    Nama : al
    Komentar : emm tu kn crita asli . . dhruva jg smpet d singgung d novel jdul.a "rahasia bintang" dhruva emg lmbang keinginan yg kuat . i believe it
     
    Tgl : 28/01/10/ 12:55:10
    Nama : p.d.b_sikopat
    Komentar : kepet!!! crito ngarang wae bangga!!!
     
    Tgl : 28/01/10/ 12:03:25
    Nama : MakNyos
    Komentar : Wuih.. MantaBh tuCh berita.. kRentZ Coy.. bSok" mSang Lagi yaCh.. aQuw tungGu..
     
    Tgl : 28/01/10/ 8:05:37
    Nama : manusia planet.
    Komentar : kayaknya bagus. baca dirumah aja agh.....
     
    Tgl : 28/01/10/ 8:02:58
    Nama : edwinnnnn
    Komentar : dpt dri mana pin????
     
    Tgl : 28/01/10/ 7:56:10
    Nama : rhanie
    Komentar : mantabh . ngarang ndiri tah ??
     

    KOMENTARI BERITA INI
    NAMA : 
    KOMENTAR : 
     
    USER ONLINE   HARI   INI
    Hari ini =
    Bulan Sep = 1125
    Tahun 2010 = 4427

    Dari : Kosa Vandira Nugraha 

    SISMADAPALA XXX

    Dari : Rikawati 

    HOEY......!!!!!!